1 Juni 2008

surabaya, cyber city


kemaren siang saya lunch di dekat kost. Di tempat itu selalu ada koran, jadi setiap makan disitu saya selalu baca koran (walaupun saya tahu wartawan suka melebih-lebihkan). Koran hari itu sedang membahas topik yang menurut saya menarik. Surabaya mengejar cyber city, begitu kira-kira judulnya.

Jadi pemkot pengen supaya semua kerjaan mereka itu berbasis IT, paperless. Soalnya pemkot sudah sadar kalo IT bisa bikin kerjaan jadi lebih efisien, baik waktu maupun biaya. Sebenarnya sudah cukup banyak yang kelihatan, misalnya SAMSAT drive-thru yang buat bayar pajak kendaraan bermotor atau SIM corner yang buat perpanjangan SIM, itu semua kan berbasis IT dan memang terbukti mempersingkat birokrasi dan waktu. Dan ternyata sudah cukup banyak lembaga-lembaga pemerintahan di surabaya yang mengandalkan IT.

Program pengadaan barang yang selama ini dilakukan pemkot juga sudah berbasis IT (e-proc). Dan e-proc ini merupakan yang terbaik se-indonesia, bahkan untuk tingkat asia (dunia atau asia ya... ahh, lupa) cuma kalah dari India. Lalu pemkot mau supaya IT ini benar-benar diterapkan menyeluruh di lembaga-lembaga pemerintahan, bahkan menular ke seluruh warga surabaya. Pemkot sudah mengajukan ke Menkominfo untuk menjadikan surabaya sebagai kota percontohan cyber city, tapi sama pusat belum dijawab. Pemkot juga berencana memperbanyak titik hot-spot di tempat-tempat umum di surabaya. Niat cerdas ini disambut meriah oleh Telkom.

jika hal ini memang benar-benar bisa terwujud (entah suatu hari nanti), pada hari dimana hal ini terwujud, maka pada hari itu juga untuk pertama kali nya (mungkin) saya akan merasa bangga pernah menjadi bagian dari surabaya.

4 komentar:

  1. hhmmm..
    jika saat itu terjadi,
    aq akan bangga jadi WARGA Surabaya!!!
    bukan warga [endatang yang nambah-nambahin populasi.....

    BalasHapus
  2. kasi aja pekerjaan yg hampir ga mgkn terwujud itu ke IMF (impossible mission force)..

    *abiz ntn misyen imposibel thri..jd agak" ga nymbg ma postingannya emang =P

    BalasHapus
  3. @neesha
    tdk terjadi pun, km sdh bangga jd WARGA sby. dan sdh seharusnya km brterima kasih ke warga pendatang yg bikin sby lbh cerdas, beragam dan brwarna

    @icha
    hampir doank kan? bkn pasti ga mungkin kan? hehehe... memang km ga niat nyambung

    BalasHapus
  4. hi

    Ikutan dongggggggggg

    melu nongkrong

    BalasHapus