13 Agustus 2009

mengertilah

ini adalah sebuah cerita yg kudengar dari 3 orang bapak2 yg lagi ngobrol di dekatku. Mereka bertiga ngobrol tentang hidup, hidup mereka dan bagaimana mereka melihat hidup orang lain. Tentang bagaimana seringkali seseorang dgn begitu mudahnya menggangap hidup orang lain jauh lbh indah dari hidupnya, padahal dia ga tau apa sebenarnya yg terjadi dalam hidup orang lain itu.

Lalu seorang dari mereka bercerita soal sebuah kejadian di KRL-jabodetabek, "ada 1 orang bapak dan ada 1 anak kecil yg ditemanin 1 orang dewasa. Anak kecil ini ribut di KRL, dia ketawa2 main2, ya tampak senanglah. Tapi si bapak tadi merasa terganggu sama anak kecil itu, trus dia bilang ke orang dewasa yg temanin anak itu, "Pak, tolong dong anak nya disuruh diam. Saya lagi pusing nih!" Nah trus dijawab... "Pak, anak ini baru saja kehilangan kedua orang tua nya gara2 kecelakaan pesawat. Sampai kemaren dia nangis2 mulu ga mau diam. Baru hari ini dia bisa ketawa. Saya ga tega suruh dia diam. Bapak aja yg suru dia diam kalo mau, saya ga bisa." Bapak td diam, trus langsung nangis..."

Berusahalah mengerti orang lain. Kalaupun ga bisa, jgn terlalu cepat menilai hidup orang lain jauh lebih indah atau kita ini adalah orang paling sial sedunia. Kalo kata pepatah, dibawah langit masih ada langit... (loh, kok kayak ny ada yg aneh :berpikir:)

8 komentar:

  1. hmm, mengerti koq.. hmm apa yaa???

    BalasHapus
  2. hmm,,,, for me the hardest part is getting to know my own self.. :) :)

    BalasHapus
  3. @art
    apa emang?
    @the_rWeisz
    B-)
    @neesha
    well, it's about understand other.. not our own self :))

    BalasHapus
  4. kykny diatas langit masih ada langit deh pepatahnya :p

    BalasHapus
  5. setuju sama mbak neesha... the most difficult one is trying to know my own self..

    BalasHapus
  6. @Na
    berarti, dibawah langit juga ada langit dong :p
    @Anonymous
    iya jg sih... banyak orang pernah ada di titik itu

    BalasHapus
  7. " Bapak td diam, trus langsung nangis..."
    terharu pasti. awalnya tadi aq berpikir dia nangis karena makin pusing :b

    BalasHapus